Sunday, September 30, 2012

Hari Ini Indah...!!

Minggu, 30 September 2012.

Hari ini memang tanggal 30 September, tapi hari sangat jauh berbeda dengan hari ketika terjadi peristiwa G30S, salah satu peristiwa kelam dalam sejarah Indonesia.

Hari ini, matahari bersinar terang -penuh kehangatan-, awan berarakan -santai-, dan angin melambai melenakan. 
hari yang indah
Image source : daily design
Yups, hari ini memang indah, buang jauh-jauh semua pikiran yang membebani, buang jauh-jauh semua yang memenuhi dan menyesakkan dada. Lupakan dulu si dia, lupakan dulu ini-itu. Hari ini indah, hari yang belum tentu kita temui esok. Mari nikmati hari ini, ciptakan setiap moment yang ceria dan berharga. Mari beraktivitas dengan ceria, seceria hari ini yang penuh warna. 

Hari ini indah kawan, 

## ayo nyuci baju...* lhoh   :-D

Sunday, September 2, 2012

Selamat Jalan Kawan :'-(

"Semua yang bernyawa pasti akan merasakan kematian."

Bila tidak salah kata-kata di atas adalah kutipan dalam kitab suci Al-qur'an, yang tidak sedikit pun dapat dibantah kebenarannya. Saya sendiri sangat meyakini kebenaran kata-kata tersebut.

Namun tidak mudah ternyata menerima bila seseorang yang dekat dengan kita merasakann yang namanya kematian, pergi menghadap Tuhannya. Setidaknya itulah yang saya raasakan, saya tertegun, tidak percaya, bahwa ia --sahabat SMA saya-- telah pergi menghadap Allah swt. Inilah kenyataan, kematian memang tak kenal tua-muda, sehat-sakit, bila sudah tiba waktunya tak bisa ditunda atau dipercepat.

Melalui tulisan ini, saya ingin mengenang sosok sahabat saya itu ; Oktafi Herepson (Epo).
Lama saya tidak berjumpa dengan kawan saya ini karena kami kuliah di Universitas dan kota yang berbeda. Tapi kenangan tentang kawan SMA terlebih kawan-kawan IPA 2, The Blank Corp. tak mudah hilang dari ingatan saya. Di kelas, Epo bersama Gibong adalah jendral sepak bola dan futsal mania. Iya, epo memang gila bola. Waktu SMA dulu, saya kira Epo akan jadi pemain bola yang mumpuni ketika telah dewasa. Setiap  kompetisi bola atau futsal di sekolah, Epo adalah orang yang tak pernah kehilangan semangat untuk ikut serta. Selain gila bola, Epo adalah salah satu sumber ramenya kelas kami, bukan karena Epo cerewet, tapi karena ada saja hal-hal lucu yang muncul dari kelakuannya, yang kemudian jadi trend ala Epo.

Saya mengenalnya sebagai sosok yang rame banyol, gila bola, setia kawan. Dan saya, begitu juga kawan-kawan lainnya -khususnya- IPA 2, sangat merasa kehilangan dan duka yang mendalam atas kepergian Epo. Semoga Allah mengampuni segala dosanya.  Allahumagfirlahu wa'afihi wa'fu'anhu.

Selamat jalan kawan.

Saturday, August 11, 2012

Waktunya Pulang

mudik+pulang+kampung
Mudik (gustaf.web.id)
Tinggal beberapa jam lagi, barang bawaan belum dipacking, bahkan apa yang mau dibawa juga belum jelas, beberapa titipan juga belum dapet. Aku bener-bener belum siap buat pulang. Ditambah lagi urusan-urusan disini yang belum terselesein. Inilah, itulah, onolah, macem-macem. Emang sih, semuanya tetep aja asal-muasal semua urusan inilah, itulah, onolah aku sendiri yang munculin, tapi sialnya aku gak bisa dengan mudah nyelesein semuanya. Jadilah pulang kali ini dengan sesuatu yang tertunda, kayak maen, jalan-jalan ketempat yang menyenangkan tapi perut mules pengen boker, dan gak ada WC. 


kumpul+keluarga
Kumpul Keluarga
Tapi apapun itu, tiket udah di tangan, dan lebaran udah deket. Lebaran gak bisa ditunda, pulang ya mesti tetep pulang. Show must go on, gitu orang seberang bilang
Terlepas dari semua hal yang tertunda dan tertinggal disini, tetep aja kumpul keluarga, ketemu temen lama, ketemu keponakan yang tau-tau udah gede dan lucu-lucu, adalah anugerah yang udah semestinya disyukuri. 

So? Sekarang waktunya beres-beres kamar yang bakal ditinggal kurang lebih dua minggu. Waktunya milih and milah barang apa ja yang mau dibawa pulang. 
Pulang, pulang, pulang..  :-)

Tuesday, July 31, 2012

Ketika Wabah "Kapan Lulus??" Menyerang

pertanyaan+kapan+lulus?
" Kapan lulus?" 
Akhir-akhir ini pertanyaan ini seolah jadi trending topic. Temen nge-chat di Facebook, temen lama ketemu di jalan, temen dari jurusan lain, temen dari Universitas lain, ngasih pertanyaan yang sama, "Kapan lulus?" Ah, gak ada pertanyaan lain apa? Gak kreatif ih mereka. Nanti pulang ke rumah, paman, bibi, pakde, bude, tetangga sebelah, mungkin akan punya pertanyaan yang sama, "Kapan lulus?" Kalo udah kayak gini, aku cuma bisa nyengir aja --maksud hati sih senyum, apa daya yang terjadi malah nyengir, hehe-- berharap mereka lupa akan pertanyaan mereka dan aku gak perlu ngasih jawaban. Kadang-kadang cara ini ampuh juga, tapi seringnya sih enggak. 

Jujur aja, buat aku pertanyaan ini susah banget dijawab. Gila aja boy, mereka tanya tentang masa depan. Mana bisa aku ngasih jawaban, dikira aku Tuhan apa. *hahaha..Lebay gak sih? Tapi bener lah ya, sesuatu yang belum terjadi kan masa depan namanya. Masa depan kan cuma Tuhan yang tau, masa' aku mau ngedahuluin Tuhan. Lha, bisa kualat nanti aku..

Friday, July 27, 2012

Mau Kemana Kamu? Tanyamu

Kemana+aku+pergi-Lelaki+di+tepi+pantai
"Mau kemana kamu?" Tanyamu ketika aku berkata,"Sampai nanti, sampai bertemu kembali.. :-)."

"Ada urusan yang harus aku selesaikan. Mungkin aku tak akan benar-benar pergi, mungkin kau tetap akan melihatku sesekali, mendengar suaraku sesekali. Tapi pada saat yang sama, mungkin yang kau lihat, yang kau dengar bukanlah aku. Orang yang sama namun benar-benar berbeda." Kata-kata ini begitu saja menyerbu kepalaku. 

Monday, June 4, 2012

Breaking The Habit

break+bad+habit
Breaking The Habit
 Memories concern // Like opening the wound // I'm picking me apart again // You all assume // I'm safer in my room // Unless I try to start again

I don't want to be the one // Who battles always choose // Cuz inside I realize // That I'm the one confused 
// I don't know what's worth fighting for // Or why I have to scream // I don't know why I instigate // And say what I don't mean // I don't know how I got this way // I know it's not alright // So I'm breaking the habit // I'm breaking the habit tonight//
Cultured my cure // I tightly lock the door // I try to catch my breath again // I hurt much more // Than anytime before // I have no options left again

Monday, March 12, 2012

Ketika Barat dan Timur Menyatu

delapan+penjuru+mata+angin
Arah mata angin. Source : google.com
       Disini saya bukan membicarakan tentang arah angin yang konon ada delapan arah atau lebih sering disebut sebagai delapan penjuru mata angin, bukan pula tentang dua kebudayaan besar : budaya barat dan budaya timur, dan bukan pula tentang dua hal yang berbeda kemudian menyatu dan berbentuk hati seperti nampak pada gambar di bawah ini, hahaha  :-D . Sekali lagi bukan.
barat-timur-menyatu
Source : Google.com
       Disini saya hanya ingin menanggapi dan sedikit berimajinasi tentang wacana penyatuan zona waktu di Indonesia, yang sekarang masih tiga zona waktu : Waktu Indonesia bagian Barat (WIB), bagian tengah (WITA), dan bagian timur (WIT) menjadi Waktu Indonesia saja, dimana yang menjadi patokannya adalah Waktu Indonesia bagian Tengah (WITA). Sudah dengar kan beritanya?? Jika belum bisa baca disini. Konon, penyatuan zona waktu ini bertujuan untuk menyeragamkan waktu kerja sehingga diharapkan akan terjadi peningkatan efisiensi dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi, jika tidak salah seperti itu.