Showing posts with label Sajak. Show all posts
Showing posts with label Sajak. Show all posts

Wednesday, October 3, 2012

Matilah Kamu

angels Vs devils
Image source : gaminator.tv

Matilah kamu di celah-celah gelap hatiku.
Telah kurelakan bau bangkaimu menyusupi celah-celah itu. Walau aku tak henti-henti berharap hujan akan mendekap dan mengalirkan bau busuk itu menjauh hingga tak bersisa. 
Tentu, bangkaimu akan menjadi pupuk terbaik dalam hatiku. 

Jangan khawatir, aku tak sedang berdoa atau berkata-kata. Tak sampai hati aku begitu.

Matilah kamu, penyakit-penyakit hatiku.


************
Pogung Rejo, 31012

Friday, July 27, 2012

Mau Kemana Kamu? Tanyamu

Kemana+aku+pergi-Lelaki+di+tepi+pantai
"Mau kemana kamu?" Tanyamu ketika aku berkata,"Sampai nanti, sampai bertemu kembali.. :-)."

"Ada urusan yang harus aku selesaikan. Mungkin aku tak akan benar-benar pergi, mungkin kau tetap akan melihatku sesekali, mendengar suaraku sesekali. Tapi pada saat yang sama, mungkin yang kau lihat, yang kau dengar bukanlah aku. Orang yang sama namun benar-benar berbeda." Kata-kata ini begitu saja menyerbu kepalaku. 

Thursday, January 12, 2012

Sepenggal Kisah Senja

senja
Sepenggal kisah senja
Terselip dalam semburat jingga
Tentang burung-burung yang pulang ke sarang
 Tentang penat yang tersendat di jalanan ibu kota.

Sepenggal kisah senja
Tentang cinta yang tertinggal di tepian pantai.
bersama tawa di bawah semburat jingga yang kian menyala
Senyuman mesra di bibir dan hati kita menjemput rindu yang menggoda.

Sepenggal kisah senja
Tentang kata yang terbata di sela tangis yang mencekik rasa.
bersama semburat jingga yang menjadi gelap
Sepenggal kisah senja terbungkus dalam kenangan kita.
***********
Pogung rejo, 120112

Saturday, June 25, 2011

#1

perjalanan-panjang-hidup


Mungkin jalanan beronak ini masih panjang dan terus berduri. Saya tahu, saya akan terus berjalan. Tapi yang saya takutkan bukan jalan ini, bukan pula onak-durinya atau semak-belukarnya.
jalan-panjang-bersemak-berduri
Yang saya takutkan, bila ternyata bukan saya yang terus berjalan. Melainkan waktu. Dan saya tidak bergerak kemana-mana.

Hanya terdiam memandangi waktu yang terus melaju. "Saya sedang bergerak" begitu pikir saya, ternyata bukan.

Saya takut.