Friday, July 27, 2012

Mau Kemana Kamu? Tanyamu

Kemana+aku+pergi-Lelaki+di+tepi+pantai
"Mau kemana kamu?" Tanyamu ketika aku berkata,"Sampai nanti, sampai bertemu kembali.. :-)."

"Ada urusan yang harus aku selesaikan. Mungkin aku tak akan benar-benar pergi, mungkin kau tetap akan melihatku sesekali, mendengar suaraku sesekali. Tapi pada saat yang sama, mungkin yang kau lihat, yang kau dengar bukanlah aku. Orang yang sama namun benar-benar berbeda." Kata-kata ini begitu saja menyerbu kepalaku. 

Monday, June 4, 2012

Breaking The Habit

break+bad+habit
Breaking The Habit
 Memories concern // Like opening the wound // I'm picking me apart again // You all assume // I'm safer in my room // Unless I try to start again

I don't want to be the one // Who battles always choose // Cuz inside I realize // That I'm the one confused 
// I don't know what's worth fighting for // Or why I have to scream // I don't know why I instigate // And say what I don't mean // I don't know how I got this way // I know it's not alright // So I'm breaking the habit // I'm breaking the habit tonight//
Cultured my cure // I tightly lock the door // I try to catch my breath again // I hurt much more // Than anytime before // I have no options left again

Monday, March 12, 2012

Ketika Barat dan Timur Menyatu

delapan+penjuru+mata+angin
Arah mata angin. Source : google.com
       Disini saya bukan membicarakan tentang arah angin yang konon ada delapan arah atau lebih sering disebut sebagai delapan penjuru mata angin, bukan pula tentang dua kebudayaan besar : budaya barat dan budaya timur, dan bukan pula tentang dua hal yang berbeda kemudian menyatu dan berbentuk hati seperti nampak pada gambar di bawah ini, hahaha  :-D . Sekali lagi bukan.
barat-timur-menyatu
Source : Google.com
       Disini saya hanya ingin menanggapi dan sedikit berimajinasi tentang wacana penyatuan zona waktu di Indonesia, yang sekarang masih tiga zona waktu : Waktu Indonesia bagian Barat (WIB), bagian tengah (WITA), dan bagian timur (WIT) menjadi Waktu Indonesia saja, dimana yang menjadi patokannya adalah Waktu Indonesia bagian Tengah (WITA). Sudah dengar kan beritanya?? Jika belum bisa baca disini. Konon, penyatuan zona waktu ini bertujuan untuk menyeragamkan waktu kerja sehingga diharapkan akan terjadi peningkatan efisiensi dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi, jika tidak salah seperti itu.

Monday, January 30, 2012

[Work Trainee Report] Kejamnya Ibu Kota #2

Cerita sebelumnya
       Sesuai skenario awal, agar tak terjebak macet esok hari kami mencari tempat istirahat tetap di dalam areal bandara, karena banyak juga orang atau penumpang yang seolah telah bersiap tidur di emperan bandara kami pun terprovokasi. Sepanjang emperan bandara kami mencari space yang masih sepi. Yups, kami dapat satu. Disinilah kami akan berperan sebagai gembel, yah cukuplah satu malam saja. Tragis.
ngegembel-di-soekarno-hatta
Hahahaha....kasian.
        Untuk meningkatkan efisiensi keamanan, salah satu rencana kami adalah dengan bermain poker hingga batas maksimal. Biasanya klo sudah bermain poker kuatlah sampe pagi. Tapi kali ini berbeda karena kami hanya bermain bertiga, vian hanya berani main sebentar saja. Hahahaha...ternyata kami berhasil menarik perhatian tiap orang yang lewat, mungkin mereka berfikir, "ngapain ni orang maen kartu di bandara". Kami cuek-kebo saja.

[Work Trainee Report] Kejamnya Ibu Kota #1

Masih 27 Januari 2012  21:05
        Melanjutkan cerita kemaren. Akhirnya kami -masih aku, eri, vian, dan andri- landing dengan selamat di bandara Soekarno-Hatta. Nah, inilah untuk pertama kali aku merasakan kejamnya Ibu kota. Jika sebelumnya aku hanya mendengar kabar angin dan melihat dari televisi akan kejamnya Ibu kota, kini aku merasakan dan melihat sendiri kerasnya Jakarta. Hmm..benar-benar, Ibu kota memang lebih kejam dari ibu tetangga, *lhoh.
      
di-bandara-soekarno-hatta
aku, andri, dan eri sesampainya di bandara
Setibanya di bandara, kami sedikit merasa bingung yang sangat dipaksakan, "kami termasuk penumpang yang transit gak ya?? Kita kan melanjutkan penerbangan dengan pesawat yang sama. Ya walaupun masih sekitar 10 jam lagi. Transit bukan ya??" Finally, kami tidak menuju ruang transit dan langsung menuju ruang yang diperuntukkan sebagai mushola. Ke kamar mandi, sholat, poto-poto, dan keluar.

Sunday, January 29, 2012

[Work Trainee Report] First Flight


Jogjakarta, 27 Januari 2012 18:15
My-First-flight
        Kami -aku, eri, dan andri- bergegas menuju taxi yang telah menunggu, meninggalkan teman dan saudara -bang edo, ade, dan qum fikri- dan nasi sarden burjo linggarjati yang belum tuntas aku santap. Beberapa kali Vian menanyakan kami telah sampai mana, rupanya vian mulai tak nyaman menunggu kami di bandara Adi Sudjipto. Kami pun mulai tak nyaman, khawatir orang tua vian turut menunggu kami datang. Perjalanan menuju Dumai dimulai.
        Sial. Entah sengaja atau tidak, supir taxi mengambil rute jalan yang relatif lebih panjang. "Dasar supir taxi", gumamku dalam hati.

Thursday, January 12, 2012

Sepenggal Kisah Senja

senja
Sepenggal kisah senja
Terselip dalam semburat jingga
Tentang burung-burung yang pulang ke sarang
 Tentang penat yang tersendat di jalanan ibu kota.

Sepenggal kisah senja
Tentang cinta yang tertinggal di tepian pantai.
bersama tawa di bawah semburat jingga yang kian menyala
Senyuman mesra di bibir dan hati kita menjemput rindu yang menggoda.

Sepenggal kisah senja
Tentang kata yang terbata di sela tangis yang mencekik rasa.
bersama semburat jingga yang menjadi gelap
Sepenggal kisah senja terbungkus dalam kenangan kita.
***********
Pogung rejo, 120112